Transcription of [IDENTITAS NASIONAL]
1 Hibah MateriPembelajaran NonKonvensional2012 BAHAN AJARDwi Sulisworo,TriWahyuningsih, DikdikBaehaqi Arif [IDENTITAS NASIONAL] Identitas Nasional2 Program Studi PendidikanKerwarganegaraan | HibahPembelajaranNonKonvensionalIDENTITA S BangsaIstilahnatie(nation) mulai populer sekitar tahun (nation)atau nasional, nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau pahamkebangsaan, semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbuktimengandung konsep-konsep yang sulit dirumuskan, sehingga para pakardi bidang Politik, Sosiologi, dan Antropologi pun sering tidak sependapatmengenai makna istilah-istilah tersebut.
2 Selain istilah bangsa, dalambahasa Indonesia, kita juga menggunakan istilah nasional, nasionalismeyang diturunkan dari kata asing nation yang bersinonim dengan katabangsa. Tidak ada rumusan ilmiah yang bisa dirancang untukmendefinisikan istilah bangsa secara objektif, tetapi fenomenakebangsaan tetap aktual hingga saat kamus ilmu Politik dijumpai istilah bangsa, yaitu natie dan nation , artinya masyarakat yang bentuknya diwujudkan oleh sejarahyang memiliki unsur sebagai berikut kesatuan bahasa ; kesatuan daerah ; kesatuan ekonomi ; Kesatuan hubungan ekonomi.
3 Kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan Nasional3 Program Studi PendidikanKerwarganegaraan | HibahPembelajaranNonKonvensionalMenurut Ernest Renan yang mengemukakan istilah bangsa sejaktanggal11 Maret 1882, bangsa adalah jiwa, suatu asas kerohanian yangtimbul dari :(1). Kemuliaan bersama di waktu lampau, yang merupakan aspekhistoris.(2). Keinginan untuk hidupbersama (le desir de vivre ensemble) diwaktusekarang yang merupakan aspek solidaritas, dalam bentuk danbesarnya tetap mempergunakan warisan masa lampau, baik untuk kinidan yang akan lanjut Ernest Renan mengatakan bahwa hal penting merupakansyarat mutlak adanya bangsa adalahplebisit, yaitu suatu hal yangmemerlukan persetujuan bersama pada waktu sekarang, yangmengandung hasrat untuk mau hidup bersama dengan kesediaanmemberikan pengorbanan-pengorbanan.
4 Bila warga bangsa bersediamemberikan pengorbanan bagi eksistensi bangsanya, maka bangsatersebut tetap bersatu dalam kelangsungan hidupnya (Rustam , 1999 : 82).Titik pangkal dari teori Ernest Renan adalah padakesadaran moral (conscience morale), teori ini dapat digolongkan padaTeori Kehendak,Konsep Bangsa memiliki 2 pengertian Dalam Arti Sosiologis dalampengertian Sosiologis dan Antropologis adalah persekutuan hidupmasyarakat yang berdiri sendiri yang masing-masing anggotapersekutuan hiduptersebut merasa satu kesatuan kesatuan ras, bahasa ,keyakinan, budaya dan Nasional4 Program Studi PendidikanKerwarganegaraan | dalam arti politis.
5 Bangsa dalam pengertian politik adalahsuatu masyarakat dalam suatu daerah yang sama dan mereka tundukpada kedaulatan negaranya sebagai suatukekuasaan tertinggi keluardan kedalam. Jadi, mereka diikat oleh kekuasaan politik yaitu , bangsa dalam pengertian politik adalah bangsa yang sudahbernegara dan mengakui serta tunduk pada keuasaaan dari negarayang bersangkutan. Setelah merkabernegara, terciptalah kemunculan bangsa Indonesia (arti politis) setelahterciptanya lagu Indonesia Identitas NasionalIstilah identitas nasional (national identity) berasal dari kata identitas dannasional.
6 Identitas (identity) secara harfiah berarti ciri-ciri, tanda-tandaatau jatidiri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yangmembedakannya dengan yang lain (ICCE, 2005:23). Sedangkan katanasional (national) merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baikfisik seperti budaya, agama, bahasa maupun non fisik seperti keinginan,cita-cita dan tujuan. Istilah identitas nasional atau identitas bangsamelahirkan tindakan kelompok (collective actionyang diberi atributnasional) yang diwujudkan dalam bentuk-bentuk organisasi ataupergerakan-pergerakan yang diberi atribut-atribut nasional (ICCE,2005:25).
7 Menurut Kaelan (2007), identitas nasional pada hakikatnya adalahmanisfestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspekkehidupan satu bangsa (nation) dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciriyang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalamkehidupannya. Nilai-nilai budaya yang berada dalam sebagian besarmasyarakat dalam suatu negara dan tercermin di dalam identitas nasional,Identitas Nasional5 Program Studi PendidikanKerwarganegaraan | HibahPembelajaranNonKonvensionalbukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dandogmatis, melainkan sesuatu yang terbuka yang cenderung terus menerusberkembang karena hasrat menuju kemajuan yang dimiliki olehmasyarakatpendukungnya.
8 Implikasinya adalah bahwa identitas nasionalmerupakan sesuatu yang terbuka untuk diberi makna baru agar tetaprelevan dan fungsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalammasyarakat. Artinya, bahwa identitas nasional merupakan konsep yangterus menerus direkonstruksi atau dekonstruksi tergantung dari itu terbukti di dalam sejarah kelahiran faham kebangsaan(nasionalisme) di Indonesia yang berawal dari berbagai pergerakan yangberwawasan parokhial seperti Boedi Oetomo (1908) yang berbasissubkultur Jawa, Sarekat Dagang Islam (1911)
9 Yaitu entrepreneur Islamyang bersifat ekstrovet dan politis dan sebagainya yang melahirkanpergerakan yang inklusif yaitu pergerakan nasional yang berjati diri Indonesianess dengan mengaktualisasikan tekad politiknya dalamSumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Dari keanekaragaman subkultur taditerkristalisasi suatucore cultureyang kemudian menjadi basis eksistensination-stateIndonesia, yaitu nasional sebagai suatu kesatuan ini biasanya dikaitkan dengannilai keterikatan dengan tanah air (ibu pertiwi), yang terwujud identitasatau jati diri bangsa dan biasanya menampilkan karakteristik tertentu yangberbeda dengan bangsa-bangsa lain, yang pada umumnya dikenal denganistilah kebangsaan atau nasionalisme.
10 Rakyat dalam konteks kebangsaantidak mengacu sekadar kepada mereka yang berada pada status sosial yangrendah akan tetapi mencakup seluruh struktur sosial yang ada. Semuaterikat untuk berpikir dan merasa bahwa merekaadalah satu. Bahkanketika berbicara tentang bangsa, wawasan kita tidak terbatas pada realitasyang dihadapi pada suatu kondisi tentang suatu komunitas yang hidup saatIdentitas Nasional6 Program Studi PendidikanKerwarganegaraan | HibahPembelajaranNonKonvensionalini, melainkan juga mencakup mereka yang telah meninggal dan yangbelum lahir. Dengan perkataan lain dapat dikatakan bahwa hakikatidentitas nasional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupanberbangsa dan bernegara adalah Pancasila yang aktualisasinya tercermindalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalamPembukaan beserta UUD 1945, sistem pemerintahan yang diterapkan,nilai-nilai etik, moral, tradisi serta mitos, ideologi.