Transcription of 14 BAB II A. Motivasi Belajar Banyak para ahli yang sudah ...
1 14 BAB IIKAJIAN MotivasiBanyak para ahli yang sudah mengemukakan pengertian motivasidenganberbagai sudut pandang mereka masing-masing namun intinyasama, yakni sebagai suatu pendorong yang mengubah energi dalam diriseseorang ke dalam bentuk aktivitas nyatauntuk mencapai tujuan tertentu(Syaiful2011, 148).Istilah Motivasi (motivation) berasal dari bahasa latin, yaknimovere,yang berarti menggerakkan. (to move) semua tingkah lakumanusia pada hakikatnya mempunyaimotif terendah, motif merupakansuatu pengertian yang melengkapi semua penggerak, alasan-alasan ataudorongan-dorongan dalam diri manusia yang menyebabkan manusiaberbuat sesuatu (Ardi dkk, 2004: 87). Motivasi Belajar setiap orang satudengan yang lainnyabisa jadi tidak sama. Biasanya hal itu bergantung dariapa yang diinginkan orang yang faktor dibawah ini sedikit Banyak memberikanpenjelasan mengapa terjadi perbedaan Motivasi Belajar pada diri masing-masing orang di fisiologis (physiological needs) seperti: rasa lapar, haus danhasrat rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik kasih sayang atau afeksi (love need) yang harga diri (selfesteem need), contohprestisememiliki mobilatau rumah mewah, jabatan dan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatanbagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalamdirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata (Nanang, 2009).
2 Kata motif , diartikan sebagai daya upaya yang mendorongseseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai dayapenggerakk dari dalam untuk mencapai satu tujuan. Bahkan motif dapatdiartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan).Berawal dari kata motif itu, maka Motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yangtelak mencapai aktif. Motif menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutamabila kkebutuhan untuk mencapai tujuan sangat dirasakan atau mendesak(Sardiman , 1986-73).Di samping istilah motif, dukenal pula dalam psikologi merupakan istilah yang lebih umum, yang merujukkepada seluruh proses gerakan, termasuk situasi yang mendorong,dorongan yang timbul dalam diriindividu, tingkah laku yang ditimbulkanoleh situasi tersebut, dan tujuan atau akhir dari gerakan atau dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk menimbulkanatau meningkatkan dorongan untuk mewujudkan perilaku tertentu yang16terarah kepada pencapaian suatu tujuan tertentu.
3 Dalam hal iniperilakubelajar yang terjadi dalam situasi interaksi Belajar -mengajardalammencapai tujuan dan hasil Belajar . Motivasi mempunyai karakteristik,yaitu hasil dari kebutuhan, terarah kepada tujuan, dan menopang dapat dijadikan sebagai bahan penafsiran, penjelasan danpenaksiran perilaku. Motif timbul karena adanya kebutuhan yangmendorong individu untuk melakukan tindakan yang terarah kepada suatutujuan, sehingga dalam bentuk yang sederhana, Motivasi digambarkandalam kerangka sebagai berikut:kerangka ini merupakan model proses Motivasi yang bersifatumum. Dalam kenyataannya, Motivasi itu merupakan suatu proses yangkompleks sesuai dengan kompleksnya kondisi perilaku manusia dengansegala aspek-aspek yang terkait,baik eksternal maupun internal ( Agnes,2004).
4 MenurutClayton Alderfer (dalam Nashar, 2004:42)Motivasibelajar adalah kecenderungansiswa dalam melakukan kegiatan belajaryang didorong oleh hasrat untuk mencapai prestasi atau hasil belajarsebaik dipandang sebagai dorongan mental yang menggerakkandan mengarahkanperilaku manusia, termasuk perilaku Belajar . Dalammotivasi terkandung adanya keinginan yang mengaktifkan, menggerakkan,MotifTujuanPerilaku17menyal urkan dan mengarahkansikap serta perilaku pada individu belajardalam jurnalpendidikan(Ghullam Hamdu, Lisa Agustina: 2011)Sedangkan Motivasi sendiri menurut Slameto (1991), merupakanproses yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Seseorangyang termotivasi Belajar menunjukkan upaya yang sungguh-sungguh untukberpikir dan memusatkan perhatian, serta merencanakan danmelaksanakan berbagai kegiatan yang menunjang Belajar (mohamad , hal-62).
5 Menurut Mc. Donald, Motivasi adalah Motivation is a energycharge within the person characterized by affective arousal andanticipatory goal reactions .Yaitu suatu perubahan tenaga dalam diri ataupribadi seseorang yang ditandai oleh dorongan afektif dan reaksi-reaksidalam usaha mencapai tujuan. Perumusan tersebut mengandung tiga unsuryang saling berkaitan yaitu: Motivasi dimulai dari adanya perubahan energi dalam dalam Motivasi timbul dari perubahan-perubahantertentu didalam system neurofisiologis dalam organisme manusi, motivasiditandaidengan timbulnya perasaan (affective arousal), dalam hal inimotivasi relevan dengan persoalan-persoalan kejiwaan afeksi dan emosiyang dapatmenentukan tingkah laku manusia, Motivasi ditandai olehreaksi-reaksi untuk mencapai tujuan, dalam hal ini pribadiyangtermotivasi mengadakan respon-respon yang tertuju kearah suatu tujuan(Oemar hamalik, 2004, hal: 158).
6 18 Motivasi Belajar adalah merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Peranannya yang khas adalah dalam hal penumbuhan gairah,merasa senang dan semangat untuk Belajar . Siswa yang memiliki motivasikuat, akan mempunyai Banyak energi untuk melakukan kegiatan Belajar akan optimal kalau ada Motivasi yang tepat (Sardiman, 2006:75). BelajarBelajar adalah suatu kata yang sudah akrab dengan semua lapisanmasyarakat. Bagi para pelajar atau mahasiswa kata Belajar merupakankata yang tidak asing. Bahkan sudah merupakan bagian yang tidakterpisahkan dari semua kegiatan mereka dalam menuntut ilmu di lembagapendidikan formal. Kegiatan Belajar mereka lakukan setiap waktu sesuaidengan keinginan. Ental malam hari, siang hari, sore hari atau pagi , dari semua itu tidak setiap orang mengetahui apa itubelajar.
7 Seandainya dipertanyakan apa yang sedang dilakukan? Tentu sajajawabannya adalah Belajar . Itu saja titik. Sebenarnya dari kata Belajar itu ada pengertian yang tersimpan di dalamnya. pengertian dari kata Belajar itulah yang perlu diketahui dan dihayati, sehingga tidakmelahirkan pemahaman yang keliru mengenai masalah Belajar ( 2011, hal-12). Belajar adalah Key term , istilah kunci yang paling vital dalamsetiap usaha pendidikan, sehingga tanpa Belajar sesungguhnya tidak19pernah ada pendidikan, sehingga tanpa Belajar sesungguhnya tidak pernahada pendidikan, sebagai suatu proses Belajar hampir selalu mendapattempat yang luas dalam berbagai ilmu yang berkaitan dengan upayakependidikan. Belajar juga memainkan peran penting dalammempertahankan kehidupan sekelompok umat manusia (bangsa) ditengah-tengah persaingan yang semakin ketat diantara bangsa-bangsa lain yanglebih dahulu karena Belajar (Muhibbin S.)
8 2003, hal-59)Cronbach berpendapat bahwalearning is shown by change inbehavior as a result of sebagai suatu aktivitas yangditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari Slameto juga merumuskan pengertian tentang Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individuuntuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secarakeseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksidengan Hamalik, tutorial adalah bimbingan Belajar dalam bentukpemberian bimbingan, bantuan, petunjuk, arahan dan Motivasi agar parasiswa Belajar secara efisien dan efektif. Tujuan pemberian bantuan,petunjuk, dan arahan yang dimaksud adalah membatu mahasiswa dalammempelajari materi modul. Bimbingan mempunyai makna bimbinganmahasiswa untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan masalahbelajar dalam jurnal (sukniarti, 2006: 1)20 Dari beberapa pendapat para ahli tentang pengertian Belajar yangdikemukakan di atas dapat dipahami bahwa Belajar adalah suatu kegiatanyang dilakukan dengan melibatkan dua unsur, yaitu jiwa dan raga.
9 Gerakraga yang ditunjukkanharus sejalan dengan proses jiwa untukmendapatkan perubahan. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa belajaradalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatupengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yangmenyangkut kognitif, afeksif, dan psikomotor (Syaiful 2011, hal-13). Motivasi BelajarMenurut Tadjah, Motivasi Belajar adalah keseluruhan dayapenggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan Belajar ,menjamin kelangsungan kegiatan Belajar dan memberikan arah padakegiatan Belajar itu, demi mencapai suatu tujuan (1994: 102).Selanjutnya yang dimaksud dengan Motivasi Belajar adalahkeseluruhan daya penggerak psikis dalam diri siswa yang menimbulkankegiatan Belajar , menjamin kelangsungan kegiatan Belajar danmemberikan arah pada kegiatan Belajar itu demi mencapai tujuan (AliImron, 1988, hal 87-88)
10 Jadi pengertian Motivasi Belajar itu adalah Motivasi belajarmerupakan suatu keadaan atau kondisi yang mendorong, merangsang ataumenggerakkan seseorang untuk Belajar sesuatu atau melakukan kegiatanuntuk mencapai yang Mempengaruhi Motivasi BelajarDalam bidang pendidikan, guru dan siswa sama-samamemerlukan Motivasi untuk menggerakkan dirinya dalam mencapaikualitas kerja yang optimal sehingga dapat dipastikan hasilnya akanoptimal untuk mendapatkan hasil prestasi yang optimaldibutuhkan Motivasi Belajar yang tinggi dari diri sendiri ataupun dariluar, karena itu faktor-faktor yang mempengaruhi Belajar sebagaiberikut:1)Faktor internal siswa(faktor dari dalam diri siswa) yakni kondisijasmani dan rohani siswa meliputi:a)Aspek fisiologis seperti keadaan telinga dan matab)Aspek psikologis seperti inteligensi, Motivasi siswa, sikap, bakatdan )Faktor eksternal siswa (faktor dari luar diri siswa) yakni kondisilingkungan disekitar siswa.