Transcription of ii - UIN Alauddin
1 Ii iii iv v KATA PENGANTAR Alhamdulillah, penulis panjatkan rasa syukur kepada Allah SWT karena hanya dengan Taufiq dan HidayahNya sehingga penyusunan buku ini telah terselesaikan dan kini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi kurangnya referensi tentang teknik analisa mikrobiologi dalam naskah berbahasa indonesia. Buku ini menyajikan berbagai teknik-teknik analisa mikrobiologi sebagai kunci dasar dari berbagai tinjauan kehidupan mikroba. Adapun materi dari buku ini tidak saja diambil dari sumber pustaka yang ada saja, tetapi juga berdasarkan pengalaman penulis dan rekan-rekan serta pengalaman para pakar di bidang mikrobiologi.
2 Dengan demikian kami berharap, buku ini dapat berguna bagi mahasiswa, praktikan, dosen, peneliti bahkan praktisi sebagai pedoman dan pegangan untuk mengembangkan diri dalam upaya meluaskan wawasan tentang praktik analisa mikroba. Perlu diakui bahwa materi dalam buku ini masih banyak kekeliruan atau kesalahan, untuk itu penulis mengharapkan saran-saran yang konstruktif demi kesempurnaan tulisan berikutnya. Sebagai buku teks, buku ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, namun demikian dalam upaya mengantisipasi perkembangan mikrobiologi dalam kurikulum biologi, maka keberadaan buku ini dapat dijadikan sebagai salah satu sumber rujukan dalam pembelajaran mikrobiologi.
3 Penyelesaian buku ini tak lepas dari peran serta berbagai pihak, sehingga penulis menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak terutama rekan-rekan sejawat dan teristimewa suami dan kedua ananda tercinta yang tak pernah henti memberikan dukungan atas tugas yang penulis emban. Semoga segenap aktivitas kita bernilai ibadah di sisiNya. Amin Penulis vi DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .. 2 DAFTAR ISI .. 3 DAFTAR TABEL .. 5 DAFTAR GAMBAR .. 6 BAB I PENDAHULUAN .. 7 A. Ruang Lingkup Mikrobiologi Analitik .. 7 B.
4 Tujuan Analisa Mikrobiologi .. 8 BAB II PREPARASI DALAM ANALISA A. Ruang Pengerjaan Analisa Mikrobiologi .. 17 1. Ruang tidak steril .. 18 2. Ruang semi steril .. 19 3. Ruang steril .. 20 B. Alat-Alat dalam Analisa Mikrobiologi .. 21 C. Keselamatan Kerja dalam Analisa Mikrobiologi .. 37 BAB III TEKNIK ASEPTIS .. 69 A. Pengertian, Tujuan dan Macam-macam Sterilisasi .. 69 B. Sterilisasi Ruang Kerja .. 75 C. Sterilisasi Medium .. 76 D. Bekerja Tanpa Kontaminasi .. 77 BAB IVMEDIA DALAM ANALISA MIKROBIOLOGI .. 82 A. Pengertian dan dan Fungsi Media.
5 82 B. Nama-nama Media .. 82 C. bahan - bahan Media Pertumbuhan .. 83 1. Sumber nutrisi .. 83 2. Komposisi media pertumbuhan .. 84 D. Macam-macam Media .. 86 1. Berdasarkan sifat fisik .. 86 2. Berdasarkan Komposisi bahan .. 87 3. Berdasarkan tujuan .. 87 E. Hal-hal penting dalam pembuatan media .. 89 F. Penanganan Commercial Dehydrated Media .. 95 G. Ilustrasi Pembuatan Media .. 96 vii BAB V SAMPEL DALAM ANALISA MIKROBIOLOGI .. 101 A. Peraturan Umum Pengambilan Sampling .. 101 B. Alat yang Digunakan dalam Sampling .. 103 C. Teknik Pengambilan dan Preparasi Sampel Berdasarkan Jenis Sampel.
6 104 1. Sampel padat .. 104 2. Sampel cair .. 119 3. Sampel udara .. 123 D. Daya Tahan Sampel (sample hold time) dan Penyimpanan Sampel .. 145 E. Perlakuan pada Sampel Sebelum Diuji .. 146 BAB VI TEKNIK PLATE COUNT (HITUNGAN CAWAN A. Metode Tuang (Pour Plate) .. 150 B. Metode Permukaan (Spread Plate) .. 151 C. Cara Menghitung Koloni .. 151 D. Standar Penghitungan .. 152 E. Penghitungan Total Bakteri .. 155 F. Penghitungan Total Spora Bakteri .. 155 G. Penghitungan Total Kapang-Khamir .. 156 BAB VII TEKNIK FERMENTASI TABUNG BERSERI (MPN:MOST PROBABLE NUMBER) A.)
7 Prinsip yang digunakan dalam metode MPN .. 159 B. Aspek peluang dalam metode MPN .. 161 C. Kaidah pemilihan tabung positif dan cara pelaporannya. 162 D. Hubungan antara MPN dan 167 BAB VIII TEKNIK MEMBRAN FILTER (MF) A. Pendahuluan .. 176 B. Peralatan pada Teknik Filtrasi Membran (FM) .. 185 C. Cara Kerja .. 187 D. Permasalahan yang Umum Terjadi .. 192 DAFTAR PUSTAKA RIWAYAT HIDUP PENULIS viii DAFTAR TABEL No Judul Tabel Hal 1 Indikator penentuan kualitas bahan pangan dan lingkungan 9 2 Sterility testing kualitas media 85 3 Trubleshooting kesalahan dalam pembuatan media 87 4 Perbandingan penghancuran dengan blender dan stomacher 104 5 Konversi MPN ke CFU 172 ix DAFTAR GAMBAR No Judul Gambar Hal 1 Interpretasi hasil uji dengan metode 2 class plan 5 2 Interpretasi hasil uji dengan metode 3 class plan 6 3 Ilustrasi pembuatan media 89 4 Cara pengambilan sampel secara umum 96
8 5 Cara pengambilan sampel tanah, kompos dan lumpur 98 6 Hand soil auger untuk sampling tanah dan lumpur 99 7 Pengambilan sampel daging berupa ikan 99 8 Pengambilan sampel gula atau beras pada karung 100 9 Preparasi sampel padat 102 10 Alat Penghancur sampel padat 104 11 Preparasi sampel seperti sayur, daun dan buah 107 12 Preparasi sampel botol kosong 108 13 Sampel permukaan padat dengan teknik swab 111 14 Pengambilan sampel cair 114 15 Pengambilan sampel air sungai, air kolam, danau, waduk, pantai dan laut 115 16 Metode pengambilan sampel mikroorganisme di udara dengan Impingement 123 17 Metode pengambilan sampel mikroorganisme di udara dengan Impaction 127 18 Prinsip kerja alat Andersen sampler 128 19 Surface Air System 129 20 Centrifugal sampler 130 21 Bagan alir pengerjaan metode MPN 162 22 Kemungkinan kombinasi MPN 163 23 Konversi MPN ke CFU 175 24 Teknik membran filtrasi 179 25 Penanaman membran pada media agar 180 26 Hasil isolasi dengan metode membran filter 183 27 Hubungan ukuran pori kertas membran dengan ukuran sel
9 Berbagai macam jenis mikroba 184 28 Rangkaian alat dengan membran filter 186 29 Tahap-tahap prosedur teknik filtrasi membran 187 30 Perubahan integritas struktur kertas membran oleh alkohol 189 31 Pertumbuhan koloni yang bermasalah 195 1 BAB I PENDAHULUAN A. Ruang Lingkup Mikrobiologi Analitik Populasi mikroorganisme di alam sekitar kita sangat besar dan kompleks. Beratus-ratus spesies berbagai mikroorganisme berada disekitar kita. Mikroorganisme ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Mikroorganisme yang merugikan yaitu mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi, menghasilkan racun dan merusak bahan dengan cara menyebabkan pembusukan maupun menguraikan bahan - bahan .
10 Terdapatnya mikroorganisme dalam sediaan farmasi, makanan, minuman sebagai kontaminan, dapat disebabkan oleh cara pengolahan yang tidak bersih dan sehat, cara pengepakan yang kurang bagus, cara penyimpanan yang tidak baik dan lain-lain. Sedangkan sumbernya dapat berasal dari udara, tanah, air, peralatan yang digunakan dalam pengolahan, atau pekerja yang melakukan proses pembuatan. Makanan, minuman, obat tradisional, sediaan non steril, serta kosmetik merupakan suatu sediaan yang berasal dari hewan, tumbuhan, mineral, maupun dari zat-zat kimia sintetik.