Example: air traffic controller

ANALISIS STRUKTUR MODAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG ...

1. JURNAL EKONOMI DAN BISNIS. ANALISIS STRUKTUR MODAL DAN FAKTOR-FAKTOR . YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI PADA SEKTOR. manufaktur DI BURSA EFEK INDONESIA). RAJA PATRESIA ANGELIEND. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro Abstrak: STRUKTUR MODAL merupakan salah satu keputusan keuangan yang dihadapi manajer keuangan berkaitan dengan komposisi utang, saham preferen, dan saham biasa yang harus digunakan oleh perusahaan . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis FAKTOR-FAKTOR yang mempengaruhi STRUKTUR MODAL . FAKTOR-FAKTOR tersebut antara lain: ukuran perusahaan , resiko bisnis, tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, dan profitabilitas.

terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur di BEI. Dari penelitian Muhajir dan Triyono (2009) menyimpulkan bahwa ukuran perusahaan dan struktur aktiva tidak memiliki pengaruh struktur modal, sedangkan profitabilitas dan likuiditas memiliki pengaruh terhadap struktur modal. ...

Tags:

  Modal, Dapa, Perusahaan, Struktur, Manufaktur, Struktur modal, Struktur modal pada perusahaan manufaktur

Information

Domain:

Source:

Link to this page:

Please notify us if you found a problem with this document:

Other abuse

Advertisement

Transcription of ANALISIS STRUKTUR MODAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG ...

1 1. JURNAL EKONOMI DAN BISNIS. ANALISIS STRUKTUR MODAL DAN FAKTOR-FAKTOR . YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI PADA SEKTOR. manufaktur DI BURSA EFEK INDONESIA). RAJA PATRESIA ANGELIEND. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro Abstrak: STRUKTUR MODAL merupakan salah satu keputusan keuangan yang dihadapi manajer keuangan berkaitan dengan komposisi utang, saham preferen, dan saham biasa yang harus digunakan oleh perusahaan . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis FAKTOR-FAKTOR yang mempengaruhi STRUKTUR MODAL . FAKTOR-FAKTOR tersebut antara lain: ukuran perusahaan , resiko bisnis, tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, dan profitabilitas.

2 Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dari data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dengan masa studi empat tahun, yaitu 2008-2011. Sampling adalah metode purposive sampling dengan ketentuan perusahaan yang mencantumkan laporan keuangan lengkap selama periode penelitian dan memiliki laba bersih positif. ANALISIS data menggunakan uji asumsi klasik, ANALISIS regresi linier berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi, dengan menggunakan alat uji SPSS. Hasil penelitian dengan STRUKTUR MODAL sebagai variabel dependen dan ukuran perusahaan , resiko bisnis, tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, serta profitabilitas sebagai variabel independen, menunjukkan bahwa:,tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, dan profitabilitas mempengaruhi STRUKTUR MODAL .

3 Sedangkan ukuran perusahaan dan resiko bisnis tidak berpengaruh terhadap STRUKTUR MODAL . Kata kunci: STRUKTUR MODAL , ukuran perusahaan , resiko bisnis, tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, profitabilitas. LATAR BELAKANG MASALAH operasional yang lebih efisien. Beberapa pakar sependapat bahwa untuk keluar dari krisis Kondisi perekonomian saat ini ternyata ekonomi ini sektor rill harus digerakkan untuk sangat tergantung dengan masalah pendanaan, merangsang pertumbuhan ekonomi. Namun apalagi pada perusahaan yang sedang tumbuh demikian banyak hambatan yang dialami oleh senantiasa berhadapan dengan persoalan dunia usaha salah satunya yang sangat krusial penambahan MODAL yang tujuannya adalah masalah pendanaan.

4 Dunia usaha mengembangkan skala produksi dan mengalami kemunduran yang diakibatkan oleh memperluas pasar untuk mencapai tingkat kemacetan kredit-kredit yang diberikan ke dunia 2. usaha tanpa memperhitungkan batas maksimum diambil oleh manager tersebut tidak saja pemberian masa kredit dimasa lalu oleh berpengaruh terhadap profitabilitas, tetapi juga perbankan dan masalah kelayakan kredit yang berpengaruh terhadap risiko keuangan yang disetujui. Fungsi keuangan merupakan salah satu dihadapi perusahaan . Risiko keuangan tersebut fungsi penting bagi perusahaan dalam kegiatan meliputi kemungkinan ketidakmampuan perusahaan .

5 Dalam mengelola fungsi keuangan perusahaan untuk membayar kewajiban- salah satu unsur yang perlu diperhatikan adalah kewajibannya dan kemungkinan tidak seberapa besar perusahaan mampu memenuhi tercapainya laba yang ditargetkan perusahaan . kebutuhan dana yang akan digunakan untuk Berdasarkan penjelasan diatas, tampak bahwa beroperasi dan mengembangkan usahanya. keputusan STRUKTUR MODAL merupakan keputusan Pemenuhan dana ini biasanya bersumber dari yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dana sendiri, MODAL saham maupun dengan perusahaan (Prabansari dan Kusuma, 2005.)

6 Hutang, baik hutang jangka pendek dan jangka dalam Seftianne dan Handayani, 2011). panjang (Muhajir dan Triyono, 2009). STRUKTUR MODAL yang optimal adalah Masalah pendanaan merupakan bagian suatu kondisi dimana sebuah perusahaan yang sangat penting bagi dunia usaha, karena dapatmenggunakan kombinasi utang dan ekuitas berkaitan dengan kepentingan banyak pihak, secara ideal, yaitu menyeimbangkan nilai seperti kreditur, pemegang saham, serta pihak perusahaan dan biaya atas STRUKTUR modalnya. manajemen perusahaan sendiri. Pendanaan dapat STRUKTUR MODAL yang optimal dapat berubah berasal dari internal perusahaan dan atau sepanjang waktu, yang dapat mempengaruhi eksternal.

7 Pendanaan internal dapat berupa laba biaya MODAL tertimbang (weighted average cost ditahan serta depresiasi. Sedangkan dana yang of capital). Selanjutnya, perubahan biaya MODAL diperoleh dari sumber eksternal adalah dana akan mempengaruhi keputusan anggaran MODAL yang berasal dari para kreditur, pemegang surat dan akhirnya akan mempengaruhi harga saham utang (bondholders) dan pemilik perusahaan . perusahaan (Firnanti, 2011). Apabila keputusan anggaran MODAL sangat mempengaruhi kondisi Dana yang diperoleh dari para pemilik dan nilai perusahaan , maka sangat berguna bagi merupakan MODAL sendiri, sedangkan perusahaan untuk mengetahui FAKTOR-FAKTOR pemenuhan kebutuhan dana yang berasal dari fundamental atau FAKTOR-FAKTOR dari dalam kreditur merupakan hutang bagi perusahaan .

8 perusahaan yang dapat mempengaruhi STRUKTUR Keputusan pendanaan yang berhubungan dengan MODAL . FAKTOR-FAKTOR fundamental tersebut penentuan proporsi hutang menjadi penting misalnya: ukuran perusahaan , resiko bisnis, karena berkaitan dengan kepentingan pemegang tingkat pertumbuhan, STRUKTUR aktiva, dan saham (pihak principal). Hal ini sejalan dengan profitabilitas. teori keuangan modern yang menyatakan bahwa tujuan utama perusahaan adalah untuk Ukuran perusahaan merupakan ukuran memaksimalkan kemakmuran pemegang saham atau besarnya asset yang dimiliki perusahaan (Gitman 2003, 15 dalam Joni dan Lina, 2010).

9 (Saidi, 2004). Dalam hal ini perusahaan besar dapat memperoleh keuntungan dalam skala STRUKTUR permodalan banyak ekonomi dengan melakukan emisi hutang jangka dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, bahkan panjang dan mungkin juga memiliki kekuatan setiap negara mempunyai FAKTOR-FAKTOR khusus bargaining terhadap kreditur. Namun demikian tersendiri yang dapat mempengaruhi STRUKTUR ukuran perusahaan juga menjadi alternatif untuk MODAL itu sendiri secara langsung. Brigham dan informasi yang dimiliki pihak luar. perusahaan Houston (2001) mengatakan bahwa keputusan yang besar sering didiversifikasikan lebih luas STRUKTUR MODAL secara langsung juga dan memiliki arus kas yang lebih stabil.

10 Berpengaruh terhadap besarannya risiko yang Sehingga kemungkinan pailit kecil dibandingkan ditanggung pemegang saham serta besarnya perusahaan kecil. Oleh karena itu ukuran tingkat pengembalian tingkat keuntungan yang perusahaan mempunyai pengaruh positif diharapkan. Keputusan STRUKTUR MODAL yang terhadap STRUKTUR MODAL . Namun, ukuran 3. perusahaan dapat berpengaruh negatif terhadap periode tertentu. Dimana profitabilitas STRUKTUR MODAL dimana semakin kecil ukuran dihubungkan dengan penjualan, total aktiva dan perusahaan maka perusahaan tersebut akan lebih MODAL sendiri.


Related search queries