Transcription of GENETIKA TERNAK - UNUD
1 DIKTAT MATA KULIAH GENETIKA TERNAK Penyusun : Ir. Ni Putu Sarini, Prof. Ir. I Gusti Lanang Oka, Dr. Dewi Ayu Warmadewi, , Ir. I Nyoman Ardika, I Wayan Subrata, PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2016 2 KATA PENGANTAR GENETIKA adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari hal-ihwal tentang gen mulai dari susunan kimia gen, peranan gen dalam penentuan sifat atau performans suatu individu dan cara penurunan sifat-sifat individu yang ditentukan oleh gen itu sendiri. Kalau kita pelajari, maka semua sifat-sifat individu mulai dari amuba, bakteri, virus, tanaman, hewan, sampai pada manusia ditentukan oleh gen yang ada pada mahluk tersebut.
2 Sifat-sifat tersebut akan muncul dengan dukungan lingkungan yang cocok atau sesuai dengan diharapkan oleh mahluk yang bersangkutan. Suatu sifat akan muncul atau ditunjukkan oleh individu sesuai dengan potensi genetik yang menentukan sifat tersebut apabila mendapat lingkungan yang cocok. Apabila lingkungan tidak mendukung, maka fenotip yang muncul atau diperlihatkan oleh individu yang bersangkutan tidak sesuai dengan potensi genetik yang dibawanya. Bahan ajar ini dibuat untuk menunjang mata kuliah GENETIKA semester 2. Dengan adanya bahan ajar ini diharapkan mahasiswa Fakultas Peternakan semester 2 lebih mudah memahami mata kuliah GENETIKA .
3 Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor Universitas Udayana, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana serta semua pihak yang turut membantu dalam pembuatan bahan ajar ini. Segala bentuk kritik dan saran kami terima dengan lapang dada untuk dijadikan pertimbangan guna perbaikan bahan ajar ini. Denpasar, Pebruari 2016 Penyusun 3 DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR .. DAFTAR ISI .. I. PENDAHULUAN .. II. SEX, KROMOSOM DAN GEN .. III. FUNGSI GEN .. IV. MUTASI GEN DAN ABERASI KROMOSOM .. V. PENURUNAN SIFAT (HUKUM MENDEL) .. VI. PENYIMPANGAN HUKUM MENDEL.
4 VII. SIFAT-SIFAT MULTI FAKTOR .. VIII. DETERMINASI SEKS .. IX. PENURUNAN SIFAT TERKAIT SEKS .. X. PENURUNAN SIFAT LETHAL .. XI. HUKUM KEMUNGKINAN (PROBABILITY) .. XII. PENELITIAN GENETIKA .. XIII. UJI HIPOTESIS GENETIKA (CHI-SQUARE TEST) .. XIV. ANALISIS DNA .. XV. REKAYASA/MANIPULASI GEN .. XVI. TRANSGENIK .. i ii 1 1 5 6 8 18 21 27 33 38 40 46 49 51 62 69 4 I. PENDAHULUAN GENETIKA adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari hal-ihwal tentang gen mulai dari susunan kimia gen, peranan gen dalam penentuan sifat atau performans suatu individu dan cara penurunan sifat-sifat individu yang ditentukan oleh gen itu sendiri.
5 Kalau kita pelajari, maka semua sifat-sifat individu mulai dari amuba, bakteri, virus, tanaman, hewan, sampai pada manusia ditentukan oleh gen yang ada pada mahluk tersebut. Sifat-sifat tersebut akan muncul dengan dukungan lingkungan yang cocok atau sesuai dengan diharapkan oleh mahluk yang bersangkutan. Suatu sifat akan muncul atau ditunjukkan oleh individu sesuai dengan potensi genetik yang menentukan sifat tersebut apabila mendapat lingkungan yang cocok. Apabila lingkungan tidak mendukung, maka fenotip yang muncul atau diperlihatkan oleh individu yang bersangkutan tidak sesuai dengan potensi genetik yang dibawanya.
6 Pada individu khususnya TERNAK sifat-sifat yang dimiliki dapat digolongkan atas dua macam yaitu sifat kualitatif dan sifat kuantitatif. Sifat kualitatif seperti warna bulu, ada tidaknya tanduk, dan sebagainya ditentukan oleh satu atau dua pasang gen, sedangkan sifat kuantitatif seperti produksi daging, produksi telur, produksi susu, dan sebagainya ditentukan oleh banyak gen (multi faktor). Dalam ilmu GENETIKA ini akan lebih banyak dibahas mengenai sifat kualitatif, sedangkan sifat kuantitatif akan dibahas pada mata kuliah Ilmu Pemuliaan TERNAK . Namun sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu, apa sebenarnya gen tersebut, dimana terdapatnya gen, bagaimana cara kerja gen dalam menghasilkan sifat atau fenotip yang dimiliki oleh mahluk atau TERNAK tertentu.
7 II. SEL, KROMOSOM, PEMBELAHAN SEL DAN GEN Sel TERNAK dan semua mahluk hidup, tubuhnya tersusun oleh materi yang disebut sel. Sel adalah bagian terkecil yang menyusun tubuh TERNAK , tanaman maupun mahluk hidup yang lain termasuk manusia. Kebanyakan sel tersusun oleh dua bagian utama yaitu inti (nucleus) dan plasma sel (cytoplasm), bagian terluar dari sel disebut membran sel yang berperan sebagai bingkai atau dinding yang mempertahankan bentuk sel itu sendiri. Melalui dinding sel ini akan terjadi keluar masuknya bahan atau substansi yang diperlukan untuk kehidupan sel tersebut.
8 5 Inti sel berada kira-kira dekat pertengahan sel, merupakan otaknya sel karena membawa materi genetik yang mengatur sintesis bahan-bahan yang dibutuhkan oleh fungsi sel dan fungsi tubuh disamping untuk reproduksi. Pada kebanyakan mamalia, butir-butir darah merahnya akan kehilangan intinya apabila berfungsi khusus untuk memyang bawa oksigen dari paru-paru ke berbagai bagian tubuhnya yang lain. Plasma sel jumlahnya cukup banyak misalnya seperti kuning telur pada telur ayam yang tidak dibuahi. Kadang-kadang bisa berbentuk panjang seperti pada sel syaraf atau kadang-kadang jumlahnya sangat sedikit seperti pada sel spermatozoa.
9 Dalam plasma sel terdapat banyak produk sekresi seperti lipid droplets dan banyak struktur khusus seperti organelles (aparat Golgi, ribosom, mitokondria, dan lisosom) yang berperan penting dalam fungsi/ kehidupan sel. Telah diketahui bahwa aparat Golgi terdiri dari satu atau lebih kantong-kantong kecil yang disebut saccules atau cisternae dan berfungsi dalam sintesa karbohidrat dari gula sederhana dan memiliki banyak fungsi fital dalam tubuh. Aparat golgi dalam sel usus menghasilkan sekresi mucus yang menutupi didnding usus dan membentuk lapisan pelindung terhadap masuknya bakteri dan bahan-bahan lain.
10 Ribosom adalah organel plasmlama sel tempat terjadinya sintesa protein dari asam amino. Protein ini terbentuk oleh kerja gen tertentu. Mitokondria adalah organel yang dijumpai dalam sel semua tanaman dan binatang. Organel ini berperan dalam menghasilkan energi atau tenaga dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) untuk bekerjanya sel. Mitokondria mengandung asam nukleat DNA dan RNA serta aparat yang digunakan untuk menghasilkan protein sendiri. Lisosom berbentuk lonjong dan kecil yang mengandung enzim pencernaan yang terlindung dalam lapisan yang sangat halus (tipis) dan tidak dikeluarkan di dalam sel.