Example: air traffic controller

PENGENDALIAN VEKTOR - UNUD

1 DIKTATPENGENDALIAN VEKTORSANG GEDE PURNAMA, SKM, MScPROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKATFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS UDAYANA20172 DAFTAR ISIP engendalian VEKTOR DBD ..3 PENGENDALIAN malaria ..17 PENGENDALIAN filariasis ..28 PENGENDALIAN kecoa ..48 PENGENDALIAN lalat ..57 PENGENDALIAN rayap ..81 PENGENDALIAN tikus ..91 Resistensi VEKTOR DEMAM BERDARAH BelakangPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satumasalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderitadan luas daerah penyebarannya semakin bertambahseiring denganmeningkatnya mobilitas dan kepadatan Berdarah Dengueatau disingkat DBD disebabkan oleh virusdengueyang ditularkan lewat gigitan nyamukAedes aegiptyatauAedesalbopictusberkelamin betina.

Oleh karena itu, penyakit ini termasuk kedalam kelompok arthropod borne diseases. Dengue Virus memiliki 4 jenis serotipe yang beredar khususnya di Indonesia, yaitu Dengue Virus (D V) 1, DV 2, DV 3, dan DV4 (X u et al, 2006; Suwandono et al, 2007). Masa inkubasi penyakit berkisar antara 1 hingga 4 hari, timbul demam sehari sebelum demam.

Tags:

  Vortek, Penyakit, Pengendalian, Pengendalian vektor

Information

Domain:

Source:

Link to this page:

Please notify us if you found a problem with this document:

Other abuse

Advertisement

Transcription of PENGENDALIAN VEKTOR - UNUD

1 1 DIKTATPENGENDALIAN VEKTORSANG GEDE PURNAMA, SKM, MScPROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKATFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS UDAYANA20172 DAFTAR ISIP engendalian VEKTOR DBD ..3 PENGENDALIAN malaria ..17 PENGENDALIAN filariasis ..28 PENGENDALIAN kecoa ..48 PENGENDALIAN lalat ..57 PENGENDALIAN rayap ..81 PENGENDALIAN tikus ..91 Resistensi VEKTOR DEMAM BERDARAH BelakangPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satumasalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderitadan luas daerah penyebarannya semakin bertambahseiring denganmeningkatnya mobilitas dan kepadatan Berdarah Dengueatau disingkat DBD disebabkan oleh virusdengueyang ditularkan lewat gigitan nyamukAedes aegiptyatauAedesalbopictusberkelamin betina.

2 Demam berdarah adalah penyakit akut yangdisebabkan oleh virusdengue, yang ditularkan oleh nyamuk. penyakit iniditemukan di daerah tropis dan sub-tropis, dan menjangkit luas di banyaknegara di Asia Tenggara. Terdapat empat jenis virusdengue, masing-masingdapat menyebabkan demam berdarah, baik ringan maupun fatal. Saat milliar orang, atau 40% dari populasi dunia, tinggal di daerah yangberesiko terhadap transmisi virusDengue(WHO). WHO memperkirakan 50-100 juta infeksi terjadi per tahun, termasuk kasus DHF dan , sebagian besar pada Indonesia Demam Berdarah pertama kali ditemukan di kotaSurabaya pada tahun 1968, dimana sebanyak 58 orang terinfeksi dan 24 orangdiantaranya meninggal dunia dengan angka kematian 41,3 % dan sejak saatitu, penyakit ini menyebar luas ke seluruh Indonesia(Buletin JendelaEpidemiologi DBD 2010).

3 Melihat dari banyaknya kasus DBD yang terjadi, program pencegahandan PENGENDALIAN penyakit ini pun terusdigalakkan dengan tujuan menekanrantai penularan virus dengue tersebut. Beberapa program yang sedangberjalan yaitu Juru Pemantau Jentik (Jumantik), pemberatasan sarang nyamuk(PSN), program 3M Plus,foggingdan kegiatan suatu programdalam hal ini program pencegahan DBD,tergantung dari aktif atau tidak aktifnya partisipasi masyarakat untukmenyukseskan program tersebut. Sehingga dalam posisi ini peran aktif4masyarakat sangat penting artinya bagi kelancaran dan keberhasilan programtersebut dan tercapainya tujuan secara NyamukAedes Nyamuk DewasaNyamukAedes aegyptidewasa memiliki ukuran sedang dengantubuh berwarna hitam kecoklatan.

4 Tubuh dan tungkainya ditutupi sisikdengan gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung (dorsal) tubuhnyatampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yangmenjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada umumnyamudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi padanyamuk-nyamuk dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi,tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamukselama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaandalam hal ukuran, nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina danterdapat rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri inidapat diamati dengan mata Nyamuk Aedes hitam dengan ukuran 0,08 mm,berbentuk seperti sarang tawon (Wakhyulianto, 2005).

5 Nyamuk Aedes aegyptiLarvaAe. aegyptimemiliki ciri-ciri yaitu mempunyai corong udarapada segmen yang terakhir, pada segmenabdomentidak ditemukan adanyarambut-rambut berbentuk kipas (Palmatus hairs), pada corong udaraterdapatpectin,Sepasang rambut serta jumbai akan dijumpai pada corong(siphon), pada setiap sisiabdomensegmen kedelapan terdapatcomb scalesebanyak 8-21 atau berjajar 1 sampai 3. Bentuk individu daricomb scaleseperti duri. Pada sisithoraxterdapat duri yang panjang dengan bentukkurva dan adanya sepasang rambut di 4 tingkatan perkembangan (instar) larva sesuai dengan pertumbuhanlarva yaitu:1. LarvainstarI; berukuran 1-2 mm, duri-duri (spinae) pada dada belumjelas dan corong pernapasan padasiphonbelum LarvainstarII; berukuran 2,5-3,5 mm,duri duri belum jelas, corongkepala mulai LarvainstarIII; berukuran 4-5 mm, duri-duri dada mulai jelas dan corongpernapasan berwarna coklat LarvainstarIV.

6 Berukuran 5-6 mm dengan warna kepala Nyamuk AedesaegyptiPupaAeaegyptiberbentuk seperti koma, berukuran besar namunlebih ramping dibandingkan dengan pupa spesies nyamuk Hidup Nyamuk Aedes AegyptiMasapertumbuhan dan perkembangan nyamuk Aedes aegypti dapat dibagimenjadi empat tahap, yaitu telur, larva, pupa, dan nyamuk dewasa, sehinggatermasuk metamorfosis sempurna atau )Stadium TelurKebanyakan Aedes aegypti betina dalam satu siklus gonotropik (waktu yangdiperlukan untuk menyelesaikan perkembangan telur mulai dari nyamukmenghisap darah sampai telur dikeluarkan) meletakkan telur di beberapa tempatperindukan. Masa perkembangan embrio selama 48 jam pada lingkungan yanghangat dan lembab. Setelah perkembangan embrio sempurna, telur dapat bertahanpada keadaan kering dalamwaktu yang lama (lebih dari satu tahun).

7 Telur menetasbila wadah tergenang air, namun tidak semua telur menetas pada saat yangbersamaan. Kemampuan telur bertahan dalam keadaan kering membantukelangsungan hidup spesies selama kondisi iklim yang tidak )Stadium Larva (Jentik)Larva nyamukAedes aegyptimempunyai ciri khas memiliki siphon yangpendek, besar dan berwarna hitam. Larva ini tubuhnya langsing, bergerak sangatlincah, bersifat fototaksis negatif dan pada waktu istirahat membentuk sudut6hampir tegak lurus dengan permukaan air. Larva menuju ke permukaan air dalamwaktu kira-kira setiap -1 menit, guna mendapatkan oksigen untuk nyamuk Aedes aegypti dapat berkembang selama 6-8 data dari Depkes RI (2005), ada empat tingkat (instar) jentik sesuaidengan pertumbuhan larva tersebut, yaitu: Instar I : berukuran paling kecil, yaitu 1-2 mm Instar II : 2,5-3,8 mm Instar III : lebih besar sedikit dari larva instar II Instar IV : berukuran paling besar, yaitu 5 mm (Depkes RI, 2005)c)Stadium PupaPupa nyamuk Aedes aegypti mempunyai bentuk tubuh bengkok, denganbagian kepala dada (cephalothorax) lebih besar bila dibandingkan dengan bagianperutnya, sehingga tampak seperti tanda baca koma.

8 Tahap pupa pada nyamukAedes aegypti umumnya berlangsung selama 2-4 hari. Saat nyamuk dewasa akanmelengkapi perkembangannya dalam cangkang pupa, pupa akan naik kepermukaan dan berbaring sejajar dengan permukaan air untuk persiapanmunculnya nyamuk )Nyamuk dewasaNyamuk dewasa yang baru muncul akan beristirahat untuk periode singkatdi atas permukaan air agar sayap-sayap dan badan mereka kering dan menguatsebelum akhirnya dapat terbang. Nyamuk jantan dan betina muncul denganperbandingan jumlahnya 1:1. Nyamuk jantan muncul satu hari sebelum nyamukbetina, menetap dekat tempat perkembangbiakan, makan dari sari buah tumbuhandan kawin dengan nyamuk betina yang muncul kemudian. Sesaat setelah munculmenjadi dewasa, nyamuk akan kawindan nyamuk betina yang telah dibuahi akanmencari makan dalam waktu 24-36 jam Umur nyamuk betinanya dapatmencapai 2-3 Kesehatan Yang Ditimbulkan7 penyakit yang ditimbulkan oleh gigitan nyamukAedes aegyptidanAedesalbopictusbetina yang telah terinfeksi virus adalah Demam BerdarahDengue(DBD).

9 DemamDengueatau Demam BerdarahDenguedisebabkan oleh virusyang termasuk ke dalam tersebut menyebabkangangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darahsehingga mengakibatkan pendarahan. Demam berdarahdenguetidak menularmelalui kontak manusia dengan manusia dan hanya ditularkan melalui nyamukyang telah terinfeksi virus sebagai vektornya. Oleh karena itu, penyakit initermasuk kedalam kelompokarthropod borne memiliki 4 jenis serotipeyang beredar khususnya diIndonesia, yaituDengueVirus (DV) 1, DV 2, DV 3, dan DV4 (Xu et al, 2006;Suwandono et al, 2007). Masa inkubasi penyakit berkisar antara 1 hingga 4 hari,timbul demam sehari sebelum demam. Dengan teknik diagnosis deteksi NS1,maka antigen virus telah bisa di deteksi.

10 Sebelumnya deteksi atau diagnosis DBDmendasarkan kepada antigen-antibodi yang baru bisa dideteksi pada hari ke-3 atau4 setelah demam berlangsung, atau hari ke-7 setelah infeksi klasik metode diagnostic membagi Infeksi VirusDengue(lazimdisebut virus Demam Berdarah) menjadi 2 kategori umum, yaitu (WHO, 1999;Depkes, 2005)Asymptomatic dengue infection or dengue without symptomsandthe symptomatic dengue. Sedangkan infeksi virusDenguedengan gejala (thesymptomatic dengue) dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: (a). DemamDenguetanpagejala spesifik (b) DemamDenguedengan demam di tambah 2 gejala spesifikyakni pendarahan dan tanpa pendarahan (c) DemamBerdarahDengue(DBD)dengan atau tanpashock syndromeSemua penderita, baik dengan atau tanpagejala, baik dengan pendarahan maupun tanpa pendarahan, semuanyamengandung virus dalam tubuhnya dan siap menularkan penyakit dan menjadiFOCI sebuah KLB.


Related search queries